Trenggalek, pkbtrenggalek.id – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Trenggalek kembali menggelar Hari Fraksi PKB Kabupaten Trenggalek Putaran ke-10 dalam program Jumat Rakyat Dekat Tanpa Sekat, Jumat (3/7/2026), di Kantor DPC PKB Kabupaten Trenggalek, Jalan Veteran No. 29 Trenggalek.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB tersebut dihadiri jajaran Pengurus DPC PKB Kabupaten Trenggalek, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Trenggalek, serta masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 yang meliputi Kecamatan Panggul dan Kecamatan Pule.
Pada pelaksanaan Hari Fraksi putaran ke-10, penyerapan aspirasi masyarakat dari Dapil 6 dikawal langsung oleh anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Trenggalek, yakni H. Kholis Widodo, S.Pd. dan Krisna Gandha Saputra, S.H.
H. Kholis Widodo merupakan Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Trenggalek, Wakil Ketua DPAC PKB Kecamatan Panggul, sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek yang membidangi pembangunan, infrastruktur, perhubungan, dan lingkungan hidup.
Sementara itu, Krisna Gandha Saputra menjabat sebagai Wakil Bendahara DPC PKB Kabupaten Trenggalek, Ketua DKC Panji Bangsa Kabupaten Trenggalek, Bendahara DPAC PKB Kecamatan Pule, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Trenggalek, sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek yang membidangi pembangunan, infrastruktur, perhubungan, dan lingkungan hidup.
Ketua DPC PKB Kabupaten Trenggalek sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Trenggalek, Drs. H. Sukarodin, M.Ag., mengatakan Hari Fraksi merupakan ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, maupun persoalan secara langsung kepada Fraksi PKB.
“Melalui Hari Fraksi, masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung. Seluruh masukan yang diterima akan menjadi bahan perjuangan Fraksi PKB dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya.
Salah satu aspirasi yang disampaikan berasal dari pelaku UMKM pengrajin kulit. Mereka memproduksi berbagai kerajinan berbahan kulit seperti dompet, sabuk, dan tas dengan kualitas yang baik serta harga yang terjangkau. Salah satu produk dompet berbahan kulit asli dipasarkan sekitar Rp50.000 per buah.
Dari hasil dialog diketahui terdapat sekitar 20 pelaku usaha pengrajin kulit di wilayah tersebut. Fraksi PKB mendorong para pengrajin membentuk kelompok usaha bersama agar memiliki wadah organisasi yang resmi. Kelompok tersebut selanjutnya akan difasilitasi memperoleh legalitas melalui pendaftaran badan hukum sehingga lebih mudah mendapatkan pembinaan, mengakses program pemerintah, serta mengembangkan usahanya.
Aspirasi lainnya datang dari perwakilan pelaku usaha bengkel sepeda motor di Kecamatan Panggul. Mereka menyampaikan bahwa jumlah bengkel di wilayah tersebut cukup banyak sehingga diperlukan wadah bersama untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antarpelaku usaha.
Menanggapi aspirasi tersebut, Fraksi PKB mendorong terbentuknya kelompok atau forum bengkel sepeda motor agar para pelaku usaha lebih mudah memperoleh pembinaan, pemberdayaan, serta akses terhadap berbagai program pemerintah.
Selain sektor ekonomi, Hari Fraksi juga menerima aspirasi dari Pemerintah Desa Jombok, Kecamatan Pule, terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan desa. Perangkat desa menyampaikan bahwa Desa Jombok memiliki wilayah yang luas dengan 79 RT sehingga panjang ruas jalan yang harus dipelihara dan dibangun juga cukup besar.
Namun, keterbatasan kemampuan keuangan desa membuat pembangunan seluruh ruas jalan belum dapat dilaksanakan. Karena itu, Pemerintah Desa Jombok berharap Fraksi PKB DPRD Kabupaten Trenggalek dapat memperjuangkan dukungan kebijakan dan alokasi anggaran dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek maupun sumber pendanaan lainnya agar pembangunan jalan desa dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.
Seluruh aspirasi yang disampaikan dalam Hari Fraksi Putaran ke-10 akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Melalui program Jumat Rakyat Dekat Tanpa Sekat, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Trenggalek terus membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk menyerap, mengawal, dan memperjuangkan aspirasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang lebih merata dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Profil Organisasi








